Manchester United terancam gagal
mempertahankan gelar juara Premier League di musim 2011-12. Ancaman
terbesar datang dari rival sekota, Manchester City, yang tengah
bertengger di puncak klasemen.
Kompetisi musim ini menyisakan
hanya satu pertandingan dan ManCity masih memimpin klasemen dengan 86
poin. Sementara itu, MU menempati peringkat 2 dengan jumlah poin sama,
namun kalah dalam produktivitas gol.
Laga pamungkas akhir pekan
nanti tentu menjadi momen yang sangat menentukan bagi kedua tim. ManCity
akan menjamu Queens Park Rangers di Etihad Stadium, sedangkan MU
melakoni laga tandang melawan Sunderland.
Kemenangan seakan
menjadi harga mati untuk dua tim elit Manchester tersebut. Namun, raihan
tiga poin MU dari markas Sunderland dipastikan sia-sia, jika ManCity
juga sukses mengalahkan QPR. Apakah ini pertanda berakhirnya dominasi
Setan Merah?
“Saya mengerti, kalau kami tidak menjuarai liga,
pasti banyak orang akan mengatakan ini adalah akhir dinasti kami.
Kemudian mereka akan bertanya bagaimana kami akan bertahan,” ujar bek
senior MU, Patrice Evra, seperti dikutip Belfast Telegraph, Senin 7 Mei 2012.
“Tapi,
ingat, kalau kami punya banyak sekali pemain bertalenta. Kami juga
harus menghadapi badai cedera dan kehilangan beberapa pemain
berpengalaman. Tidak mudah bagi kami untuk segera menemukan solusinya,”
tutur pemain senior Prancis itu.
Sebelumnya, gelandang MU, Michael Carrick juga mengutarakan keyakinan timnya mampu mempertahankan mahkota juara. “Kami tetap yakin dan masih meyakini apa saja bisa terjadi. Ini belum berakhir,” imbuhnya.
Pasukan
Setan Merah memang bertekad menggenapkan gelar Premier League ke-20 di
musim ini. Di lain sisi, ManCity juga berambisi merenggut trofi yang
kali terakhir direngkuh pada 1968 silam.
Add to Cart
Senin, 07 Mei 2012
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


0 komentar:
Posting Komentar