Senin, 07 Mei 2012

Evra: Gagal Juara Bukan Akhir Dinasti

Manchester United terancam gagal mempertahankan gelar juara Premier League di musim 2011-12. Ancaman terbesar datang dari rival sekota, Manchester City, yang tengah bertengger di puncak klasemen.

Kompetisi musim ini menyisakan hanya satu pertandingan dan ManCity masih memimpin klasemen dengan 86 poin. Sementara itu, MU menempati peringkat 2 dengan jumlah poin sama, namun kalah dalam produktivitas gol.

Laga pamungkas akhir pekan nanti tentu menjadi momen yang sangat menentukan bagi kedua tim. ManCity akan menjamu Queens Park Rangers di Etihad Stadium, sedangkan MU melakoni laga tandang melawan Sunderland.

Kemenangan seakan menjadi harga mati untuk dua tim elit Manchester tersebut. Namun, raihan tiga poin MU dari markas Sunderland dipastikan sia-sia, jika ManCity juga sukses mengalahkan QPR. Apakah ini pertanda berakhirnya dominasi Setan Merah?

“Saya mengerti, kalau kami tidak menjuarai liga, pasti banyak orang akan mengatakan ini adalah akhir dinasti kami. Kemudian mereka akan bertanya bagaimana kami akan bertahan,” ujar bek senior MU, Patrice Evra, seperti dikutip Belfast Telegraph, Senin 7 Mei 2012.

“Tapi, ingat, kalau kami punya banyak sekali pemain bertalenta. Kami juga harus menghadapi badai cedera dan kehilangan beberapa pemain berpengalaman. Tidak mudah bagi kami untuk segera menemukan solusinya,” tutur pemain senior Prancis itu.

Sebelumnya, gelandang MU, Michael Carrick juga mengutarakan keyakinan timnya mampu mempertahankan mahkota juara. “Kami tetap yakin dan masih meyakini apa saja bisa terjadi. Ini belum berakhir,” imbuhnya.

Pasukan Setan Merah memang bertekad menggenapkan gelar Premier League ke-20 di musim ini. Di lain sisi, ManCity juga berambisi merenggut trofi yang kali terakhir direngkuh pada 1968 silam.
Add to Cart

0 komentar:

Posting Komentar